10 (more) Tips for Moving Up Corporate Ladder

15 Des

10 (more) Tips for Moving Up Corporate Ladder


Karyawan yang berambisius selalu mencari kesempatan untuk meraih kenaikan jabatan. Tetapi untuk meraih kenaikan jabatan itu adalah apakah anda memiliki kedisplinan dan dan niat positif untuk mencapai target yang diinginkan. Orang yang sukses selalu mempunyai prinsip-prinsip yang dipegang teguh oleh mereka, dan itu pasti akan membantu mereka untuk meraih puncak kesuksesan.

1. Memakai Dress Code yang Formal
Berpakaian formal merupakan suatu keharusan. Sebuah dress code merupakan cerminan dari kepribadian anda. Sebuah perusahaan biasa menilai anda berawal berdasarkan pakaian anda. Berpakaian formal menandakan anda serius ditempat anda bekerja. Hal ini juga menunjukkan komitmen anda kepada perusahaan. Seseorang yang berpakaian kasual selalu dianggap kurang berdedikasi dan tidak fokus pada pekerjaan.

 

2.Selalu Berinisiatif
Anda harus melibatkan diri didalam kesuliatan teman. Anda harus siap mengambil bantuan ekstra yang wajar yang belum tentu pekerjaan itu dapat dikerjakan oleh orang lain. Dan itulah yang membedakan antara seorang pemimpin dengan karyawan umum. Seorang pemimpin adalah orang yang selalu mempunyai keinginan untuk melampaui batas dan mau membantu orang lain ketika mereka membutuhkan bantuan. Seorang pemimpin adalah orang yang mengambil inisiatif dan membantu memecahkan hal-hal yang sulit untuk dipecahkan sebelum orang lain. Anda harus siap untuk membantu

Atasan juga melihat dari dekat orang-orang yang bersedia untuk mengambil inisiatif dan menawarkan uluran tangan mereka untuk membantu. Buktikan bahwa anda adalah milik perusahaan dalam bekerja. Anda bekerja sama seperti ini membuktikan bahwa anda bersedia untuk bekerja. Dan orang yang seperti ini adalah seseorang yang membuktikan bahwa ia seorang bos yang ingin menjadi seorang manajer.

3. Selalu Siap Sedia
Seorang bos didalam perusahaan selalu melihat keinginan anda tentang pekerjaan anda. Sebagai contohnya anda selalu siap untuk mempresentasikan sesuatu dan melihat seberapa besar anda dapat menguasainya. Mereka selalu melihat presentasi anda dan bahan-bahan presentasi yang anda miliki. Mereka akan melihat grafik presentasi dan catatan yang telah digunakan saat menyajikan poin anda dan menilai berdasarkan bahan-bahan yang anda miliki saat presentasi. Persiapkanlah dengan baik untuk mengesankan bos anda.

Sebuah persiapan yang baik membantu anda untuk tetap fokus pada agenda anda. Hal ini akan membuktikankepada bos anda bahwa anda serius dengan pekerjaan anda. Hindarilah bersikap ceroboh. Sebuah persiapan yang baik memberikan pesan positif kepada pengusaha, dan mungkin mengarah pada promosi.

4. Bertanggung Jawab
Seorang karyawan yang baik adalah karyawan oyang bertanggung jawab. Anda harus menambahkan tanggung jawab pada keahlian anda. Anda harus betanggung jawab pada tugas yang diberikan oleh bos kepada anda. Anda juga harus siap untuk melakukan tanggung jawab yang lebih ketika diperlukan.

Ketika anda gagal didalam tugas tertentu yang ditugaskan kepada anda, anda harus menjadi seseorang yang berani dalalm mengakui kesalahan yang telah anda lakukan dan anda harus sesegera mungkin untuk meminta maaf. Seorang atasan sangat  tidak menyukai orang yang tidak siap untuk memikul sebuah tanggung jawab. Seorang atasan akan terkesan jika anda bersiap untuk bertanggung jawab dan menanggung konsekuensinya dari kegagalan tersebut.

Menjadi seseorang yang bertanggung jawab tidak hanya harus etos dalam bekerja, ulet dalam bekerja, dan semangat dalam bekerja, tetapi prinsip dalam hidup anda harus berusaha untuk meraih  kesuksesan yang luar biasa.

5. Jangan Menunda Pekerjaan
Meskipun lebih baik bagi anda untuk membantu orang lain ketika mereka memiliki kesulitan tertentu ditempat bekerja, tetapi anda juga harus menyelesaikan tugas anda tepat pada waktu yang telah ditentukan. Anda harus memastikan bahwa tugas-tugas yang anda miliki harus telah diselesaikan sebelum melakukan kegiatan yang lain.

Menunda pekerjaan dipandang kurang berdedikasi dan tidak fokus pada pekerjaan. Ada jutaan karyawan yang bekerja seluruh hidupnya hanya sebagai karyawan biasa. Mereka bekerja apa yang dibutuhkan bagi mereka. Beberapa orang bahkan pergi meninggalkan pekerjaan mereka dan menundanya ke waktu yang lain. Individu seperti itu hampir tidak akan naik keatas (naik jabatan). Sebaliknya, mereka akan menemukan kesulitan untuk mendapatkan gaji tetap diperusahaan

6. Berkomunikasi Secara Efektif
Komunikasi yang baik adalah alat penting untuk karir yang sukses. Jika anda mampu menempatkan pikiran dan pendapat anda di dalam sebuah cara yang efektif, anda akan mendapatkan perhatian yang besar. Keterampilan komunikasi anda akan menuntun anda untuk duduk diantara bos dan manajer. Anda akan diminta untuk berbagi pandangan anda dalam rapat perusahaan.

Berkomunikasi dengan gaya yang baik adalah setengah pekerjaan yang dilakukan. Artinya walaupun anda dapat bekerja dengan baik tetapi anda tidak mampu untuk berkomunikasi semua yang anda lakukan mungkin akan sia-sia. Tanyakan dengan sopan jika ada yang kurang jelas. Katakanlah dengan ramah apa yang ingin disampaikan. Berbagi pendapat anda dengan hati-hati. Ketika anda dalam kemarahan, cobalah mengatakan dengan perlahan-lahan. Seorang bos hanya mencari orang yang dapat berkomunikasi secara efektif sekaligus menjaga emosinya stabil dalam situasi apapun.

7. Bertindak Benar
Seorang karyawan harus menggunakan akal sehat untuk mencoba untuk bertindak benar. Mereka karyawan yang memiliki tingkat akal sehat yang lebih tinggi diharapkan meraih pencapaian yang lebih tinggi di klasmen hirarkis. Artinya kita dapat memahami masalah yang kompleks, kemudian menyusun solusi yang akan digunakan, dan melakukan penilaian atas solusi tersebut sekaligus menentukan keputusan atau pilihan solusi yang mana yang akan diambil untuk memecahkan masalah yang kompleks tersebut. Pertama-tama, selalu mengikuti aturan dan peraturan di kantor. Meskipun, ada hari-hari ketika situasi bisa memburuk, tetapi selalu menunjukkan temperamen yang tepat, dan buat terkesan bos dengan sikap yang benar.

Menggunakan bahasa gaul, tertawa keras, mencari lowongan pekerjaan baru di kantor lain atau bahkan tidur di kantor akan membuat Anda dalam daftar hitam para bos, sehingga merusak kemungkinan kenaikan jabatan anda. Karyawan yang ambisius yang mencari kenaikan jabatan di perusahaan harus memastikan bahwa mereka tetap pada tingkat kesusilan tertentu.

8. Menghindari Menjadi Terlalu Pintar
Ada sejumlah karyawan yang mencoba untuk bertindak cerdas, mereka membawa suatu sikap bahwa mereka tidak hanya pintar tetapi mereka bisa lolos dengan melakukan hal-hal konyol di kantor. Anda tidak harus menjadi salah satu dari mereka orang yang “pintar”.

Contoh yang buruk seperti . Bermain Facebook di tempat kerja dan mencoba untuk menyembunyikannya sementara atasan lewat. Ini merupakan tindakan yang tidak pantas untuk orang yang ambisius yang haus akan kenaikan jabatan. Bos tidak hanya tidak menyukai seseorang yang menantang aturannya, baik langsung maupun tidak langsung. Tetapi seorang bos akan memasukkan anda kedalam daftar hitam dan hal yang paling buruk adalah anda dapat dikeluarkan dari perusahaan tersebut.

9. Belajar untuk Berkata “Tidak”
Belajarlah untuk mengatakan tidak. Tentu saja Anda tidak boleh menyinggung atasan Anda, manajer dan rekan, jika anda memiliki ketidaksetujuan pendapat dengan pendapat mereka bicaralah dengan bijaksana. Untuk mengatakan “tidak” haruslah sangat berhati-hati, jika tidak ini dapat membahayakan anda dan posisi anda diperusahaan.

Ada sejumlah cara sopan untuk mengatakan tidak, tetapi yang universal untuk mengatakan tidak adalah meminta maaf sebelum Anda menolak sesuatu, karena akan membuat orang merasa bahwa Anda tulus. Bila Anda tidak setuju pendapat rekan kerja, Anda dapat mengatakan penghargaan Anda sebelum Anda berbagi pendapat Anda sendiri. Jadilah tulus. Bersikaplah jujur​​. Seorang atasan akan cenderung untuk membawa Anda ke dalam kepemimpinan saat ia ingin seseorang yang memiliki sudut pandang sendiri, dan berani memberikan suara pendapatnya.

10. Pasrah kepada Allah SWT
Setelah melakukan 9 cara diatas anda haruslah bertawakal kepada Allah. Cara diatas merupakan tawakal anda kepada-Nya. Dan yang dilakukan terakhir adalah pasrah kepada-Nya. Serahkan semua kepada Sang Pencipta. Dari 99% tindakan yang anda lakukan, 1% Allah yang menentukan semuanya, tetapi 1% merupakan bagian terpenting dari 100% itu, karena tanpa seizinnya kita tidak akan mendapatkan apa-apa.

Ada sebuah kata bijak dari seorang ilmuwan Amerika kelahiran Jerman (Albert Einstein), ia mengatakan “Agama tanpa ilmu adalah buta, tetapi ilmu tanpa agama adalah lumpuh”. Jadi agamalah yang menuntun kita kepada kesuksesan itu.

Sumber : http://www.hongkiat.com/blog/survive-office-moving-up-corporate-ladder/


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

mydesigncrowd

%d blogger menyukai ini: